Nasional

Bapas Makassar Bekali 37 Klien Dengan Keterampilan Otomotif

Bapas Makassar Bekali 37 Klien Dengan Keterampilan Otomotif
Bapas Makassar Bekali 37 Klien Dengan Keterampilan Otomotif
Daftar Isi
  1. Apa yang Dilakukan Bapas Makassar
  2. Mengapa Program Keterampilan Otomotif Penting
  3. Bagaimana Pelatihan Dilaksanakan

MAKASSAR, Bapas Makassar baru-baru ini membekali 37 klien dengan keterampilan otomotif melalui program pelatihan intensif yang diselenggarakan di kota tersebut. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknisi lokal, memperluas peluang kerja, dan mendukung pertumbuhan industri otomotif di wilayah Sulawesi Selatan.

Program pelatihan yang diprakarsai oleh Bapas Makassar melibatkan sesi teori serta praktik langsung pada kendaraan, dengan fokus pada perbaikan mesin, sistem kelistrikan, dan perawatan rutin. Peserta dipilih dari kalangan pencari kerja dan pemilik bengkel kecil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas di komunitas otomotif setempat.

Apa yang Dilakukan Bapas Makassar

Bapas Makassar melatih 37 klien dalam keterampilan otomotif, memberikan pengetahuan praktis serta sertifikasi yang dapat meningkatkan peluang kerja mereka di industri otomotif. Program ini mencakup materi dasar hingga lanjutan, serta latihan langsung di bengkel yang dilengkapi peralatan modern.

Mengapa Program Keterampilan Otomotif Penting

  • Meningkatkan Employabilitas: Sertifikasi memberikan kepercayaan bagi pemberi kerja.
  • Mendukung Industri Lokal: Tenaga kerja terampil memperkuat jaringan bengkel kecil.
  • Mengurangi Pengangguran: Pelatihan membuka jalur karier baru bagi pencari kerja.

Bagaimana Pelatihan Dilaksanakan

Komponen Pelatihan Detail
Durasi 4 minggu (total 32 jam)
Metode Kombinasi teori, demonstrasi, dan praktik
Fasilitator Instruktur bersertifikat dari industri otomotif
Tempat Laboratorium Bapas Makassar, Jalan Ahmad Yani
Output Sertifikat kompetensi otomotif untuk 37 peserta

Selama empat minggu, peserta mengikuti sesi teori tentang prinsip kerja mesin, sistem bahan bakar, serta keamanan kerja. Selanjutnya, mereka beralih ke praktik di bengkel, memperbaiki komponen nyata di bawah pengawasan instruktur. Setiap peserta wajib menyelesaikan proyek akhir berupa perbaikan kendaraan lengkap, yang kemudian dinilai untuk pemberian sertifikat.

Berbagai pihak, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan asosiasi bengkel lokal, memberikan dukungan logistik serta peluang magang bagi lulusan program. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak hanya berhenti pada sertifikasi, melainkan berlanjut ke penempatan kerja yang konkret.

Poin-poin Utama:

  • Bapas Makassar melatih 37 klien dalam keterampilan otomotif.
  • Program mencakup teori, demonstrasi, dan praktik langsung.
  • Sertifikat kompetensi diberikan setelah penyelesaian proyek akhir.
  • Dukungan dari pemerintah daerah dan asosiasi industri memperluas peluang kerja.
  • Inisiatif ini diharapkan meningkatkan kualitas tenaga kerja otomotif di Makassar.

Dengan keberhasilan program ini, Bapas Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan masyarakat melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri. Ke depan, lembaga tersebut berencana memperluas jangkauan program ke kota-kota lain di Sulawesi Selatan, memperkuat ekosistem otomotif regional secara berkelanjutan.

Berita Lainnya

Tinggalkan Komentar